Benarkah Investasi Emas Berjangka Dinilai Prospektif?

By on September 8, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 669 kali

Investasi Emas – Selain bursa saham, bursa berjangka komoditi juga nyatanya memiliki potensi yang baik. Di bursa saham, Anda biasa melihat transaksi jual-beli saham. Sedangkan di bursa komoditi berjangka, produk-produk yang diperjual belikan adalah beberapa komoditi yang biasa diperdagangkan secara fisik. Diantarnya adalah: minyak, kopi, emas, perak, cokelat, dan lainnya. Emas adalah komoditi yang paling banyak ditransaksikan.

Sejak tahun 2013 yang lalu, tren bisnis investasi emas berjangka mulai diminati. Ketika produk lainnya berada di posisi yang riskan akan imbas inflasi, investasi emas berjangka ini dipercaya memiliki harga yang cenderung meningkat atau minimal stabil setiap tahunnya. Hal ini didukung pula dengan pendapat bahwa logam mulia berpotensi baik dibandingkan dengan nilai yang mudah digerus inflasi.

Ini makin mendukung pernyataan bahwa investasi emas berjangka dinilai prospektif. Harga emas cenderung naik di masa mendatang, meskipun sering berfluktuasi. Bedanya investasi emas fisik dan emas berjangka adalah tidak diperlukannya bentuk emas fisik, melainkan emas dalam bentuk kontrak. Perdagangan emas berjangkan terdiri dari beberapa varian, jika bicara mengenai spesifikasi produknya. Misalnya ada yang berdasarkan size satu lot = 1 kg dan lainnya.

Dalam bursa berjangka untuk komoditas emas, 1 lot bisa berarti 1kg emas. Sama halnya dengan satu lot sebanding dengan 500 saham dalam investasi saham di bursa saham. Investasi emas berjangka ini pun bisa dilakukan oleh individu ataupun institusi/ perusahaan. Diantara bursa saham dan bursa berjangka, keduanya memiliki cara transaksi yang hampir mirip. Namun, Anda bisa membuka posisi jual sebagai posisi awal dalam bursa berjangka. Prinsip antara keduanya pun mirip, yaitu beli di rendah dan jual di tinggi. Perbedaan paling mencolok adalah dengan cara pembelian. Jika Anda harus membayar sebanyak 100% untuk membeli saham, Anda bisa membayar dana awal terlebih dahulu ketika bertransaksi di bursa berjangka.

Investasi emas berjangka dinilai prospektif karena memiliki karakter profit jangka panjang. Namun perlu diingat, investasi emas hanyalah satu dari sekian banyaknya pilihan investasi. Harga emas memang tidak setinggi dulu, namun tidak tahu bagaimana harganya di masa mendatang. Jika perekonomian di dunia mengalami goncangan kembali, rasanya harga emas akan kembali melonjak. Selain itu, perubahan supply-demand emas dan kebijakan bank sentral turut mempengaruhi harga emas tersebut.

Pendek kata, berikut kesimpulan mengenai pernyataan investasi emas berjangka dinilai prospektif. Sementara ini, posisi short masih terlihat cerah ceria bagi Anda para pelaku trading emas berjangka. Sebaiknya Anda bersabar untuk melakukan pemborongan emas di titik serendah mungkin. Sedangkan untuk Anda yang berinvestasi emas secara fisik, Anda juga harus bersabar untuk tidak terlalu cepat melepas emas Anda. Semoga bermanfaat.

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty