Belajar Investasi Reksadana Untuk Para Pemula

By on November 11, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 1,900 kali
investasi reksadana

Belajar Investasi Reksadana Untuk Para Pemula

Investasi Reksadana – Belum banyak masyarakat Indonesia yang melakukan aktivitas berinvestasi. Ini bisa saja dikarenakan kurangnya edukasi yang diberikan mengenai investasi. Padahal dibandingkan dengan menabung ataupun mempunyai deposito, berinvestasi jauh lebih menguntungkan. Sayangnya kebanyakan orang sudah terlebih dahulu mengurungkan diri karena berpikir bahwa investasi mempunyai resiko yang besar. Sebenarnya ada satu instrumen investasi yang cocok untuk para pemula, yaitu investasi Reksadana.

Untuk dapat berinvestasi, Anda harus terlebih dahulu belajar investasi Reksadana. Karena itu, berikut ini adalah beberapa panduan dalam belajar investasi Reksadana yang dapat Anda pelajari.

Pertama, Anda harus mengetahui terlebih dahulu apakah itu Reksadana. Pada dasarnya, investasi Reksadana ini dapat disebut sebagai investasi dalam bentuk kolektif. Masyarakat diberikan kesempatan untuk mengumpulkan dana yang mereka punya ke dalam wadah investasi dan kemudian dana tersebut akan dikelola secara profesional. Pengelola Reksadana ini biasa disebut dengan sebutan Manajer Investasi. Mereka akan menginvestasikan dana yang sudah terkumpul tersebut ke berbagai macam produk investasi. Jadi dalam investasi Reksadana ini, Anda tidak harus terjun langsung ke dalamnya.

Ketika membicarakan tentang keuntungan dari Reksadana ini adalah resikonya yang lebih rendah dibandingkan secara langsung terjun ke dunia investasi saham. Selain itu, investasi Reksadana ini mempunyai return yang lebih besar jika dibandingkan dengan menabung secara tradisional ataupun deposito. Kelebihan lainnya adalah karena pembelian Reksadana lebih mudah, jika dibandingkan dengan membeli saham secara langsung. Ketika melirik dari segi biayanya, Reksadana ini dapat dibilang lebih ringan karena sifat Reksadana yang kolektif.

Panduan belajar investasi Reksadana yang berikutnya adalah cara membeli Reksadana. Anda dapat dengan mudah membeli Reksadana di beberapa Bank. Jika tidak, Anda dapat membelinya di MI. Namun tidak semua manajer investasi yang menawarkan pembelian Reksadana secara langsung. Tapi, Anda dapat menghemat pengeluaran dengan membelinya di manajer investasi.

Pada dasarnya, ada 4 jenis Reksadana yang sering ditemui, yaitu Reksadana Pasar Uang, Reksadana Pendapatan Tetap, Reksadana Campuran, dan Reksadana Saham. Masing-masing jenis Reksadana ini memiliki resiko, return, dan jangka waktunya tersendiri. Setiap jenisnya juga akan menanamkan modal ke instrumen yang berbeda-beda. Reksadana Pasar Uang cocok untuk investasi berjangka pendek. Investasi ini paling kecil resikony dan memiliki potensi imbal hasil 7% per tahunnya. Berbeda dengan Reksadana Saham yang resikonya lumayan besar dengan potensing return sampai 20% per tahun. Untuk Anda yang ingin berinvestasi lebih dari 10 tahun, Reksadana Saham ini bisa dijadikan pilihan.

Itulah dia beberapa hal dasar yang perlu Anda ketahui terlebih dahulu ketika belajar investasi Reksadana. Seiring dengan berjalannya waktu, lama-kelamaan Anda pasti mengerti dengan sendirinya. Semoga berhasil.