Beberapa Faktor Yang Menyebabkan Kegagalan Dalam Investasi Forex

By on March 23, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 3,364 kali

Beberapa Faktor Yang Menyebabkan Kegagalan Dalam Investasi ForexInvestasi forex merupakan sebuah instrumen atau alat investasi yang cukup membuat keranjingan banyak orang dalam memilih untuk mendapatkan profit secara instan. Bisa dikatakan pada bisnis investasi forex ini, dalam hitungan jam saja Anda bisa menghasilkan keuntungan yang melimpah. Namun melalui bisnis forex ini pula Anda juga bisa mengalami kerugian hanya dalam beberapa menit saja. Cukup dramatis memang kalau ingin sukses secara instan. Dimana-mana banyak yang memberitakan kalau bisnis investasi forex ini adalah bisnis yang bisa merugikan banyak orang, bisnis investasi forex ini adalah bisnisnya orang-orang besar, ataupun bisnis investasi forex adalah bisnisnya orang yang tidak mau bekerja keras. Anggapan-anggapan dan pernyataan tersebut adalah kebanyakan bersumber dari orang-orang yang mungkin saja pernah mengalami kerugian yang sangat mendalam sehingga mereka akan meluapkan segala sesuatu yang dianggapnya itu adalah buruk. Kalau diambil sisi positifnya orang tersebut sudah mau berbagi tentang pengalamannya dalam menjalankan bisnis forex.

Mungkin yang perlu kita ketahui agar kesalahpahaman ini tidak semakin bertambah simpang siur adalah faktor apa saja yang mempengaruhi kerugian-kerugian yang terjadi pada bisnis forex ini. Dan serta alasan mengapa orang-orang yang awalnya mendamba-dambakan profit besar pada bisnis forexnya lalu kemudian menjadi geram dengan forex setelah mereka mengalami kerugian, apakah karena mereka masih baru, atau karena kurangnya edukasi seputar bisnis investasi forex, atau hanya ingin main-main saja atau yang bagaimana? Tentunya dari berbagai dugaan-dugaan tersebut semuanya tidak salah, bisa dikatakan itu faktor kecilnya saja. Lalu faktor utama apa yang menyebabkan ketika menjalankan bisnis forex ini gagal?

1. Para broker banyak yg kurang pengalaman bahkan minim pengalaman, umunya Para broker banyak yang kejar komisi dari lot untuk setiap transaksi yang dilakukan, karena semakin banyak lot yang di transaksikan maka semakin besar pula komisi yang didapatkan
2. Jika memilih untuk menjalankan trading ini sendiri, pemodal terlalu bernafsu untuk mendapatkan gain yang lebih besar, dan juga terlalu cepat melakukan buy/sell diposisi tertentu tanpa menganalisis terlebih dahulu seberapa besar tingkat resikonya.
3. Modal yang minim tentunya belum pasti bisa memanajemen resiko seperti cut loss, averaging dan lain sebagainya untuk berjalan mulus, kalau modal yang minim tentu lama-lama juga akan semakin terkuras uang yang kita miliki.

Arus yang terjadi pada bisnis investasi forex ini sangat cepat sekali, ketika posisi kita tidak tepat maka akan semakin terpuruk, namun jika sekali posisi yang ditempati benar maka seterusnya akan naik. Umumnya pada posisi yang sudah tepat ini menjadikan pemodal lupa diri dan selalu meningkatkan terus modalnya tapi belum bisa memprediksi resiko yang kemungkinan akan terjadi sehingga mengakibatkan posisi kita menjadi tidak tepat.