Beberapa Cara Investasi Reksadana

By on September 17, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 484 kali

Investasi Reksadana – Ada banyak sekali orang yang tertarik bergabung dengan investasi Reksadana ini, namun banyak orang yang merasa bingung bagaimana cara investasi di Reksadana tersebut. Sebetulnya tidak sulit untuk berinvestasi di Reksadana tersebut, asalkan Anda mengetahui caranya, ada beberapa pilihan yang dapat untuk dapat bergabung dalam bisnis ini, yaitu dengan menggunakan Manajer Investasi, Bank Agen penjual, atau Anda juga dapat menggunakan Agen penjual asuransi.

1. Manager Investasi

Cara investasi di Reksadana yang pertama adalah manager Investasi adalah sebuah lembaga yang akan mengelola dana-dana yang teah tergabung dalam reksadana. Seorang Manager Investasi atau disingkat menjadi MI adalah pihak yang akan mengelola atau mentradingkan uang yang telah terkumpul tersebut pada beberapa jenis Reksadana yang ada. Para investor dapat berkonsultasi langsung dengan para manager investasi tentang apa yang seharusnya dilakukan. Saat ini berdasarkan Otoritas Jasa Keuangan atau OJK jumlah MI yang ada di Indonesia ini adalah 73.
Ada keuntungan yang akan Anda dapatkan ketika menggunakan jasa MI ini, seperti jumlah investasi yang cukup kecil dibandingkan ketika Anda bergabung dengan lembaga lainnya. Anda dapat bergabung dengan nilai investasi Rp 200.000.

Namun dalam segi kerugian, maka pilihan jenis reksadana yang dapat digunakan sangat terbatas, yaitu hanya beberapa jenis yang memang dikelola oleh MI tersebut. Proses pendaftarannya juga tidak simple, ada beberapa prosedur yang harus dijalankan untuk dapat bergabung dalam investasi ini. Anda harus mengisi formulir pembelian, lalu mentransfer sejumlah dana, yang terakhir adalah mengirimkan dokumen tersebut ke MI, walaupun sudah ada MI online, namun Anda harus tetap mengatarkannya secara konvensional.

2. Bank Agen Penjual

Ada beberapa bank yang telah mendapatkan izin sebagai agen penjual reksadana. Anda dapat menghubungi beberapa bank tersebut untuk dapat bergabung dalam  investasi menarik ini.

Adapun keunggulan ketika Anda bergabung dengan menggunakan media bank adalah ada banyak sekali pilihan jenis reksadana karena adanya beberapa MI yang tergabung dalam bank tersebut, Anda dapat memilih jenis reksadana yang dapat diikuti, atau mungkin berdasarkan selera Anda. Untuk pendaftaran reksadana dengan menggunakan bank ini, maka yang harus Anda lakukan adalah membuka rekening di bank tersebut, karena transaksi yang akan dilakukan di kemudian hari akan menggunakan rekening tersebut.

Anda tidak perlu mengisi formulir, atau tidak perlu menggunakan bukti trasfer, karena semuanya sudah dilakukan di customer service di bank tersebut. Saat ini sudah ada beberapa bank yang sudah tergabung dalam reksadana secara online, sehingga proses pendaftaran reksadana juga akan semakin baik. Ada juga layanan yang dapat memudahkan nasabah untuk menginvestkan sebagian dananya pada Reksadana dengan menggunakan auto debit.
Dalam segi kekurangan investasi menggunakan jalur bank ini cukup besar dibandingkan dengan menggunakan jalur MI. Dana yang harus anda investkan cukup besar, untuk aturan investasi antar bank juga berbeda-beda, ada yang memberi persyaratan nilai investasi minimum Rp 500.000 ada juga yang minimal investasinya Rp 20 juta. Untuk hal seperti itu, ada baiknya jika Anda melakukan survei untuk mendapatkan informasi yang jelas tentang nilai investasi dari bank tersebut.

3. Asuransi unit-link

Anda juga dapat membeli Reksadana dengan menggunakan jalur Asuransi, atau lebih tepatnya asuransi unit-link.
Untuk prosesnya sendiri Anda hanya perlu melakukan pembayaran ke perusahaan asuransi, yang kemudian dana tersebut dibagi ke dalam premi dan investasi itu sendiri. Ini akan menjadi sebuah paket yang tidak dapat dipisahkan, dan Anda hanya perlu membayar sesuai dengan waktu yang sudah ditetapkan.

Sedangkan dari segi kelemahan adalah biaya yang harus dikeluarkan tidak kecil, pihak asurasi biasanya memberikan biaya tambahan atas pembelian reksadana tertentu. Selain itu ada juga beberapa potongan lain yang harus diterima oleh Anda ketika menggunakan jalur Asuransi.

Dengan demikian maka Anda dapat memilih cara investasi di Reksadana seperti apa yang akan dipilih.