Bailout Cyprus Beresiko Dibekukan

By on April 9, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 2,644 kali

Bailout Cyprus Beresiko Dibekukan

Cyprus harus melewati serangkaian langkah-langkah penghematan untuk memenuhi persyaratan yang diajukan oleh kreditur internasional atau harus menghadapi pembekuan bantuan keuangan akibat defisit anggaran sebesar €80 juta ($102,8 milyar), menurut Menteri Keuangan Cyprus pada hari Senin.

Menteri Keuangan Harris Georgiadis mengatakan bahwa pemerintah harus segera mengantungi restu dari parlemen untuk menaikkan pajak atau memangkas pengeluaran sebagai upaya untuk mengamankan kesepakatan bailout senilai €10 miliar dari negara-negara blok Euro dan International Monetary Fund.

“Saat ini Kami tengah berada di ambang batas,” kata Georgiadis kepada para wartawan setelah berpidato di depan komite ekonomi parlemen. “Kita tidak akan bisa bertahan lebih lanjut dengan kondisi seperti tanpa persetujuan pinjaman.”

Pemerintah Cyprus ini telah berjanji untuk memotong belanja dan menaikkan pajak hingga tahun 2018 untuk memenuhi target anggaran yang ditetapkan kreditur. Langkah-langkah penghematan lainnya yang telah dipersiapkan mencakup memperpanjang usia pensiun bagi pekerja sektor publik dan swasta, memangkas pengeluaran kesehatan dan meningkatkan pemasukan sebesar €1,4 milyar melalui privatisasi sepanjang 5 tahun ke depan.

Pekan lalu, IMF telah mencapai kesepakatan awal untuk memberikan porsi bantuan mereka yang mencapai €1 milyar dari total pinjaman yang dijanjikan untuk Cyprus. Persetujuan resmi diperkirakan baru akan diumumkan pada awal bulan Mei mendatang. Kendati demikian, pemerintah Cyprus masih membutuhkan persetujuan dari negara-negara zona Euro lainnya, yang menanggung 90% dari dana pinjaman, yang akan diputuskan dalam 2 pekan ke depan apabila persyaratan telah dipenuhi.