Bagaimana Perhitungan Investasi Reksadana?

By on March 24, 2017 | Artikel ini Sudah di baca 691 kali

Investasi Reksadana – Mungkin banyak dari kitas yang sudah kenal dengan investasi Reksadana. Ini merupakan sebuah wadah yang digunakan untuk mengumpulkan dana dari para investor yang kemudian dikelola oleh Manajer Investasi untuk nantinya diinvestasikan ke beberapa instrumen investasi di pasar uang maupun saham. Namun, apakah Anda tau bagaimana perhitungan investasi Reksadana? Berikut ini adalah ulasannya dalam hitung-menghitung untung maupun rugi dalam Reksadana.

Sebelumnya, Anda harus tau dahulu 2 variabel Reksadana, yaitu biaya dan pendapatan dari investasi Reksadana. Sebagai seorang customer dan investor, Anda harus membayar beberapa biaya-biaya ketika berinvestasi Reksadana, yang diantara lain adalah Switching Fee (biaya pengalihan unit penyertaan), Selling Fee (biaya pembelian unit penyertaan), dan Redemption Fee (biaya penjualan kembali unit penyertaan. Berikut ini adalah penjelasan detailnya menganai biaya-biaya tersebut.

Biaya Pembelian Unit Penyertaan

Biaya yang satu ini sering disebut subscription atau selling fee. Ketika Anda membeli unit penyertaan darii sebuah Reksadana, maka Anda akan membayar biaya sebesar 0-3%. Biaya pembelian unit penyertaan ini akan semakin besar, jika kinerja sebuah produk Reksadana semakin bagus. Di beberapa kasus, biaya ini bisa ditawar. Melalui agen penjual Reksadana, Anda bisa mendapatkan info mengenai biaya selling fee ini.

Biaya Pengalihan Unit Penyertaan

Bilamana Anda ingin mengganti produk Reksadana, baik dari manajer investasi yang sama atau yang berbeda, maka Anda akan dikenakan biaya ini. Melalui negosiasi dan kesepakatan dengan agen penjual, maka Anda bisa menawar besarnya biaya ini. Namun, ada pula beberapa agen penjual yang memiliki penawaran free switching free. Biasanya fasilitas ini hanya bisa digunakan dalam batas tertentu saja.

Biaya Penjualan Kembali Unit Penyertaan

Begitu Anda ingin memperoleh keuntungan, Anda juga harus membayar biaya yang disebut dengan redemption fee. Singkatnya, biaya ini dikenakan ketika Anda menjual produk Reksadana. Beberapa produk Reksadana terkadang memiliki penawaran khusus atau biaya variabel. Misalnya saja, biaya ini bisa bertambah mahal, jika Anda menjual Reksadana tersebut sebelum satu tahun.

Bagaimana Perhitungan Investasi Reksadana untuk Imbal Hasilnya?

Setelah mengetahui biaya-biaya apa saja yang harus dibayarkan ketika berinvestasi di Reksadana, berikut ini adalah cara perhitungan return-nya. Caranya adalah dari selisih return Reksadana dan biaya Reksadana yang sudah dijelaskan diatas. Misalnya, keuntungan Reksadana A adalah sebesar 7% per tahun. Anda harus membayar selling fee sebesar 1% dan redemption fee sebesar 1%. Maka, keuntungan bersih yang didapatkan oleh investor yang menjual Reksadana A ini adalah 13%.

Biasanya, perhitungan dari biaya dan keuntungan ini akan ditulis dalam prospektus Reksadana yang kita ambil dari agen penjual Reksadana. Penting hukumnya mengenal biaya-biaya dan cara perhitungan diatas, mengingat Anda adalah seorang investor sekarang. Semoga berhasil.

Incoming search terms: