Bagaimana Cara Trading Emas dengan Metode Price Action?

By on April 6, 2017 | Artikel ini Sudah di baca 494 kali

Investasi Emas – Emas, logam mulia yang satu ini sering dianggap sebagai mata uang universal. Harga emas yang sering disimbolkan dengan XAU/USD cenderung mengikuti kondisi perekonomian global. Inilah mengapa harga emas terus naik sejak tahun 2009, mengingat situasi perekonomian globas sedang kurang stabil.

Beberapa negara maju, nyatanya memiliki hutang yang bahkan negaranya sendiri belum mampu untuk membayarnya. Hal inilah yang membuat sebagian besar investor kurang merasa berminat untuk menanamkan uangnya di pasar uang. Beberapa mata uang, seperti Euro dan US Dollar dahulunya disebut sebagai ‘safe haven’. Sayangnya, karena hutang dan pergerakan inflasi, mata uang ini tidak lagi menyandang gelar ‘safe haven’.

Korelasi antara US Dollar dan harga emas selalu terlihat negatif. Begitu harga emas naik, maka nlai Dollar akan turun. Korelasi ini bisa saja berbalik menjadi positif, ketika terjadi kondisi yang ekstrem. Karena beberapa saham unggulan di berbagai bursa saham dunia semakin banyak yang gugur, sebagian besar investor beralih ke trading emas.

Di dalam forex, dikenal sebuah metode trading yang disebut dengan price action. Metode yang satu ini cenderung mengandalkan analisa atau pengamatan suatu kondisi market tertentu yang membentuk formasi bar, diantaranya adalah inside bar, pin bar, dan fakey bar. Namun, siapa sangka jika metode ini juga bisa diaplikasikan pada perdagangan komoditi emas berjangka. Bagaimanakah trading emas dengan metode price action?

Sama saja dengan price action dalam trading forex, metode ini bertujuan untuk memudahkan Anda mengenali market dan membaca trend. Cara memakainya adalah dengan membaca formasi bar yang terbentuk pada saat itu. Berikut ini adalah cara trading emas dengan metode price action:

Membaca Pin Bar

Salah satu formasi bar yang sering ditemui adalah pin bar. Jika Anda bisa memanfaatkannya, maka pin bar ini bisa menjadi sangat akurat untuk membaca pergerakan trend. Ciri-ciri dari pin bar antara lain, garis candle yang 3 kali lebih panjang dari sumbunya, lebih menonjol dari pin bar yang lain, dan terlihat sebagai penutup atau pembuka dari pin bar sebelumnya.

Membaca Fakey Bar

Selanjutnya ada fakey bar yang bisa memprediksi terjadinya penolakan pada level tertentu. Ciri-ciri bar ini ketika kondisi trend bergerak naik adalah inside bar yang di ikuti fakey break dalam inside bar tersebut. Untuk kondisi uptrend, sebaiknya gunakan moment saat bar selanjutnya bergerak melebihi level tertinggi dari inside bar yang sebelumnya. Hal ini juga berguna untuk kebalikannya.

Membaca Inside Bar

Ciri dari inside bar biasanya adalah candlestick yang lebih kecil di dalam range candlestick yang sebelumnya lebih besar. Biasanya, insde bar ini bisa menunjukan trend yang berlanjut.

Itulah dia bagaimana cara membaca format bar dan cara trading emas dengan metode price action. Semoga bermanfaat.