Bagaimana Agar Belanja Tidak Lapar Mata??

By on January 27, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 3,137 kali

Bagaimana Agar Belanja Tidak Lapar MataPerencanaan Keuangan – Nah, kondisi macam ini bisa disebut dengan “Nafsu (belanja) Besar, Tenaga (keuangan) Kurang” he he he.  Lapar mata jelas akan membuat Anda bangkrut jika tidak mengontrolnya. Berikut ini bisa menjadi panduan supaya belanja Anda tidak kebablasan :

1. Buat daftar belanja. Daftar belanja akan membantu Anda keluar dari masalah lapar mata. Jika Anda taat dengan daftar belanja yang sudah Anda buat, maka dompet Anda akan selamat hingga bulan depan.

2. Buat pembagian area supermarket.  Kalau biasanya Anda membuat daftar belanja dengan cara menuliskan secara acak apa yang Anda ingat, kini saatnya untuk membuat pembagian berdasarkan area dalam supermarket atau hipermarket. Contohnya, pada bagian makanan beku: sosis dua bungkus, nugget dua bungkus; Bagian dairy product: susu UHT 10 bungkus, yogurt tiga pak; dan sebagainya.

Membuat pembagian berdasarkan area supermarket atau hipermarket akan membuat belanja Anda efisien. Pun Anda tidak akan “tersasar” ke area lain – lalu tergoda membeli barang di area tersebut, padahal barang tersebut tidak ada pada daftar belanja. Sangat baik bila Anda bisa membuat peta area dalam supermarket, untuk semakin memperkecil kemungkinan “tersasar”.

3. Buat bujet belanja. Lakukan sebelum Anda berangkat berbelanja. Tentukan batas nominal yang bisa Anda belanjakan. Prioritaskan selalu barang yang ada dalam daftar belanja. Di kasir serahkan dulu barang-barang tersebut. Jadi Anda bisa mengecek keuangan sebelum memutuskan membawa pulang barang yang tidak ada di daftar belanja. Jika masih ada sisa dana dari target pengeluaran Anda tak masalah tentu jika Anda membeli barang lain.

4. Jangan belanja sendirian. Belanjalah bersama pasangan agar ada ‘rem’ saat berbelanja. Biasakan saling mengingatkan jika sedang berbelanja. Pertanyaan “Benar-benar diperlukan atau  tidak?” adalah pertanyaan ampuh untuk mengeram hasrat berbelanja. Jika Anda ingin membeli barang di luar daftar belanja, minta pasangan untuk menanyakan pertanyaan tersebut. Namun, bisa jadi pasangan juga punya keinginan yang sama saat berbelanja. Saat itu Anda juga mesti berperan menannyakan kembali ke pasangan.

 

 

Sumber: dompetpintar.com