Aplikasi Kartu Kredit Vs Situasi Keuangan

By on March 25, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 3,132 kali

Aplikasi Kartu Kredit Vs Situasi KeuanganPerencanaan Keuangan – Mengisi aplikasi kartu kredit seperti mengisi pekerjaan aplikasi lainnya yaitu bahwa  seseorang membutuhkan beberapa tips yang harus dijadikan pedoman sehingga permohonan mereka disetujui.
Apabila skor kredit Anda buruk, maka mungkin sedikit lebih sulit untuk mendapatkan kartu kredit dari pada jika Anda memiliki kredit yang baik. Mau bagaimana lagi, di seluruh dunia selagi itu masih dunianya manusia memang beginilah cara standar suatu perusahaan menyediakan kredit, termasuk kartu kredit. Kecuali jika Anda tidak tinggal di dunia manusia hehehe. Seperti ada bank ghaib, coba aja cari kartu kredit ghaib sekalian, geseknya di pusat-pusat belanja ghaib, yang dibeli juga macam-macam kembang, menyan dsb. Weits ini hanya bercanda. Jika Anda butuh mukjizat, mintalah pada Tuhan! Nah untuk skor kredit Anda yang suram, jangan menyerah, karena ada ratusan perusahaan di luar sana yang menawarkan kartu kredit untuk orang-orang  dengan kredit macet dan jika Anda mau sedikit meluangkan waktu, Anda akan menemukan kartu kredit yang tepat untuk Anda.

Jika Anda meneliti kartu kredit, tempat pertama yang dapat Anda datangi untuk mendapatkan informasi adalah Internet. Internet memiliki banyak informasi tentang banyak kartu kredit yang berbeda, termasuk tarif, biaya, dan insentif yang mungkin mereka kenakan, sehingga Anda dapat menemukan kartu kredit terbaik untuk Anda. Sedikit bocoran, jika Anda jeli, ada banyak penyedia kartu kredit non lokal yang sangat mudah mengabulkan aplikasi Anda, bahkan sepertinya jarang menolak asal data-data standar yang mereka minta dapat Anda serahkan / upload tanpa masalah. Data-data tersebut biasanya untuk melakukan verifikasi identitas (ID) seperti scan KTP, SIM, atau passport. Sedang untuk verifikasi alamat mereka akan meminta Anda menyerahkan scan utility bill atau tagihan utilitas rumah sehari-hari seperti rekening telepon atau internet, rekening listrik atau PDAM. Nah utility bill ini harus mencantumkan nama dan alamat yang sama seperti yang tertera di ID. Jika Anda masih nebeng di rumah ortu, mungkin Anda harus menunggu lebih lama lagi atau barangkali Anda akan minta ijin balik nama salah satu utility bill dengan nama Anda.

Ada beberapa perusahaan kartu kredit yang mengatakan bahwa mereka akan memberikan kartu kredit tanpa pemeriksaan kredit seperti yang baru kami sebutkan di atas. Namun, perlu diingat bahwa memiliki kartu kredit hampir selalu berarti bahwa Anda akan terlibat dengan hutang. Hati-hati ketika memilih kartu kredit untuk kebutuhan Anda. Baca baik-baik persyaratan dan perjanjian mereka untuk memastikan bahwa Anda tidak akan terkejut dengan tagihan-tagihan yang mengalir bak kran air yang dibuka lebar-lebar.

Analisalah situasi keuangan Anda untuk memastikan bahwa Anda dapat menangani kartu kredit dan pembayaran yang ditanggungkan di dalamnya. Bahkan yang paling harus kita waspadai adalah pada perjalanan belanja kecil setiap kini dan nanti yang merangsang nafsu konsumerisme kita. Kami yakin  Anda tidak ingin dilempar kedalam kegagalan keuangan ketika tagihan Anda bertubi-tubi membuat Anda kian hari kian kewalahan dan akhirnya angkat kaki eh angkat tangan atau malah angkat kaki dan tangan sangking kewalahannya. Contohnya penulis ini lho, sangking tidak sudinya terlibat dengan apapun yang bernama kredit yang akhirnya mencekik leher, penulis selalu berusaha membayar apapun cash dengan daun. Nah, kalau dibayar dengan daun mau, khan kita untung, uangnya utuh hehehe. Jangan ditiru.

Kehati-hatian sangat penting dalam menggunakan kartu kredit Anda. Jika Anda tidak yakin bahwa Anda dapat menangani kartu kredit Anda, pikirkanlah kembali untuk mengajukan aplikasi. Anda harus yakin bahwa ketika tagihan datang, Anda dapat melakukan pembayaran. Jika Anda tidak benar-benar yakin, maka tundalah dahulu untuk mendapatkan kartu kredit sampai Anda benar-benar siap.