Apakah Emas Putih Bisa Dijadikan Investasi?

By on August 20, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 344 kali

Investasi Emas – Apakah emas putih bisa dijadikan investasi? Jika Anda ditanya pertanyaan seperti itu apa yang akan menjadi jawaban Anda? Secara umum harga beli emas putih sebenarnya tidak jauh berbeda dengan emas kuning, hal yang membedakan keduanya adalah campuran logam lain yang diberikan selama proses penyepuhan yang berakibat pada harga investasi jangka panjang. Perpaduan bahan yang diberikan pada emas putih seringkali berakibat pada penurunan harga saat investasi jangka panjang. Oleh karenanya tidak mengherankan jika emas putih sebenarnya tidak cocok atau cukup dihindari untuk investasi termasuk sebagai komoditi forex. Berikut adalah beberapa alasan mengapa emas putih jarang digunakan sebaga investasi jangka panjang.

Prosentase logam campuran

Ketika Anda berbicara tentang emas putih dan emas kuning, alasan utama mengapa emas kuning lebih dipilih sebagai komoditi jual beli termasuk dalam forex adlah karena campuran sepuhan yang lebih sederhana jika dibandingkan dengan emas putih. Meski umumnya tampak lebih mengkilap dan cantik, namun campuran platinum dan rhodium yang terlalu banyak pada emas kuning akan menjadikan harga investasinya menurun drastis di kemudian hari.

Komoditi emas putih batangan masih jarang

Ketika Anda ditanya apakah emas putih bisa dijadikan investasi? Cobalah bertanya balik pada orang yang menanyai Anda apakah saat ini komoditas emas putih batangan sebanyak emas kuning atau tidak. Sesuai dengan permintaan yang banyak terdapat di pasar perhiasan dimana emas kuning dala bentuk batangan lebih banyak dijual daripada emas putih. Hal tersebut tak lepas dari ketahanan dan kualitas emas kuning yang sepuhannya biasanya juga lebih kuat jika dibandingkann emas putih. Dengan komoditi emas kuning yang jauh lebih menjanjikan pastinya emas putih yang hanya terdapat dalam bentuk perhiasan jadi akan berharga lebih murah jika dibandingkan dengan emas kuning.

Proses perawatan yang lebih rumit

Tidak seperti logam emas kuning, logam emas putih potongannya jauh lebih besar dan pastinya memiliki massa lebih berat. Oleh karena itu kemungkinan untuk tergores ataupun pelapis emas putih terkelupas jauh lebih besar. Sehingga pada umumnya orang yang memiliki emas putih akan membutuhkan biaya perawatan perhiasan yang lebih besar. Perawatannya terkadang tidak cukup hanya dengan disepuh dengan logam rhodium atau platinum sekali saja, tetapi dapat membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mengembalikan kecemerlangan warna dari emas putih. Banyaknya biaya yang dikeluarkan untuk perawatan emas putih terkadang tidak sebanding dengan harga jual emas tersebut beberapa tahun kemudian, karena jarang sekali ada emas putih yang dijual dalam kadar murni atau sekitar 24 karat.

Fluktuasi harga tidak sebesar emas kuning

Ketika Anda termasuk orang yang senang dengan penampilan fisik emas putih sebagai perhiasan baik dalam bentuk cincin, gelang, ataupun perhiasan lainnya ada baiknya Anda menjadi orang yang teliti untuk melakukan perawatan pada perhiasan emas putih tersebut. Ketika Anda beraktivitas sambil mengenakan perhiasan emas putih dan perhiasan tersebut tergores atau menjadi kusam karena keringat, bukan tidak mungkin harga jualnya tidak akan sebesar logam emas kuning yang lebih tahan benturan. Ketika terjadi inflasi akibat kondisi ekonomi, politik, maupun sosial pada suatu negara, seseorang juga akan cenderung membeli logam emas kuning yang lebih terlihat meyakinkan sebagai bentuk investasi jangka panjang dibandingkan dengan emas putih yang bercampur sepuhan logam lain, yang terkadang kadarnya tidak diketahui pasti. Dengan melihat alasan-alasan diatas pastinya Anda sudah mengerti bukan, pertimbangan apa yang dapat diberikan kepada kolega yang kebetulan menanyai Anda apakah emas putih bisa dijadikan investasi?