Apa Sebenarnya Alasan Trading Oil?

By on March 22, 2017 | Artikel ini Sudah di baca 440 kali
Trading Oil

Edukasi – Anda yang baru saja memulai menggeluti dunia trading, mungkin saja hanya kenal trading saham dan forex. Sebenarnya, ada pula trading komoditi, seperti emas dan minyak. Ya, minyak mentah yang juga sering disebut sebagai emas hitam. Dulunya, negara kita termasuk ke dalam negara-negara penghasil minyak mentah terbesar di dunia. Namun, semakin lama minyak mentah semakin menipis. Ini adalah sesuatu hal yang wajar, mengingat minyak mentah adalah sumber daya alam yang baru bisa diperbaharui dalam jangka waktu yang lama, hingga berjuta-juta tahun lamanya.

Dalam prinsip ekonomi, manakala stok sebuah komoditi semakin berkurang, sementara permintaannya terus naik, maka harga dari komoditi tersebut juga ikut naik. Bila hal ini diaplikasikan ke minyak mentah, dapat disimpulkan jika harga minyak mentah sekarang ini sedang berada di nilai yang cukup tinggi. Mungkin ini adalah salah satu alasan trading oil dan mengapa mulai banyak orang yang mencoba bisnis ini.

Kelangkaan minyak mentah adalah satu diantara banyak faktor mengapa nilai komoditi ini terus saja menanjak naik. Faktor lainnya adalah karena ketidakstabilan kondisi di berbagai negara yang menjadi pemasok minyak di dunia, seperti Yaman, Libya, Algeria, dan Mesir. Industrialisasi besar-besaran juga faktor yang mempengaruhi harga minyak. Banyak perusahaan industry yang membutuhkan minyak mentah sebagai “bahan bakar” atau dikelola menjadi produk siap pakai.

Dalam mengenal alasan trading minyak, Anda tentu harus tau siapa saja peserta dalam pasar komoditi ini. Beberapa diantaranya adalah perusahaan industri dan investor yang investasikan modalnya ke instrument saham minyak future. Tempat trading minyak mentah yang paling utama adalah bursa saham, diantara lain CME, NYMEX, LOE, dan PTC.

Demi menguatkan alasan trading oil, ada beberapa jejak harga minyak mentah yang bisa membuat Anda tergiur. Pada tanggal 11 Juni 2008, tercatat harga minyak mentah mencapai harga maksimalnya yaitu 147.26 USD per barel. Meskipun harganya perlahan menurun dan stabil sekarang, banyak kemungkinannya jika harga minyak akan kembali melonjak. Semuanya tergantung pada permintaan akan minyak dan juga kondisi kestabilan ekonomi dunia.

Namun yang perlu digaris bawahi adalah krisis minyak mentah tidak dapat dihindari. Meskipun sudah banyak sumber energi alternatif yang dikembangkan, namun belum ada yang dapat menggantikan posisi minyak mentah. Hal ini juga mendukung alasan trading oil yang sudah disebutkan diatas.

Meskipun terlihat menggiurkan, Anda harus terlebih dahulu mengetahui seluk beluk cara bertrading minyak mentah sebelum benar-benar terjun langsung. Sebaiknya gunakan dahulu akun demo yang bisa Anda dapatkan dari beberapa broker secara cuma-cuma. Dengan belajar melalui akun demo, Anda bisa semakin mengerti mengapa alasan trading oil ini sangatlah menggiurkan. Semoga bermanfaat.