Apa Saja Pengaruh Bisnis Online Terhadap Bisnis Offline di Indonesia?

By on August 5, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 426 kali

Start-Up Bisnis – Bisnis online sekarang tengah jadi primadona di kalangan pecinta shopping tanah air. Hal ini terlihat dari maraknya toko online yang bermunculan dari yang kecil perorangan hingga perusahan korporasi besar yang professional. Fakta ini semakin memojokkan bisnis offline atau konvensional yang telah lama menjadi keseharian dari rakyat Indonesia.

Ada banyak faktor yang mempengaruhi pesatnya perkembangan bisnis online di Indonesia diantaranya pengguna internet yang semakin banyak.

Pertumbuhan pengguna Internet di Indonesia cukup masif

Saat ini internet bukan lagi merupakan sesuatu yang asing bagi masyarakat Indonesia. Dari masyarakat kota hingga desa, semua tahu internet dan telah menggunakannya setiap hari. Menurut data dari pemerintah, jumlah pengguna internet di Indonesia sudah lebih dari separuh dari total penduduk yaitu 57% atau lebih tepatnya sekitar 137 juta. Angka itu diperkirakan akan terus bertambah dari waktu ke waktu mengingat pemerintah juga mengagendakan pengguna internet di Indonesia harus menyentuh angka 150 juta di akhir tahun 2015 ini. Dengan semakin banyaknya pengguna internet di Indonesia, tentunya bisnis online atau e-commerce akan semakin berkembang pesat ke depannya.

Jumlah transaksi e-commerce meningkat signifikan dari tahun ke tahun

Kita tahu, bisnis online banyak sekali memiliki keunggulan di bandingkan dengan bisnis konvensional atau offline.Dari segi waktu, biaya dan tenaga, sudah jelas bisnis online jauh lebih menguntungka. Jika ditanya, seberapa pengaruhkah bisnis online terhadap bisnis offline di Indonesia? Jawabannya akan sangat berpengaruh. Kita lihat saja sekarang, masyarakat sudah banyak yang beralih menggunakan e-commerce atau transaksi keuangan online dari pada transaksi manual menggunakan uang pecahan.Menurut data dari pemerintah juga, walaupun jumlah pengguna online business di Indonesia masih kalah dengan Negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura, namun grafiknya terus mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun.Bahkan target pemerintah untuk tahun 2015 jumlah transaksi online Indonesia meningkat 250% dari tahun sebelumnya.

Dampak Nyata Bisnis Online Terhadap Bisnis Offline

Dengan mudahnya mengakses internet di Indonesia sekarang ini, masyarakat cenderung lebih suka transaksi secara online. Selain cepat dan mudah, transaksi online juga lebih efisien daripada transaksi manual di pasar-pasar dan toko. Akibatnya sekarang, para pelaku bisnis yang memasarkan produknya hanya secara offline beralih ke media online. Hal ini mau tidak mau harus dilakukan agar tidak kalah dengan pesaingnya dalam bisnis di era modern ini.

Internet untuk Media Promosi

Bisnis online tidak hanya dilakukan oleh ‘pemain baru’ yang murni menggunakan internet sebagai media bisnisnya. Orang dan perusahaan yang sudah lama berkecimpung di dunia bisnis tanah air sejak belum masuknya internet di Indonesia, hanya menggunakan internet sebatas alat promosi dan pengiklanan. Untuk penjualan dan pelayanan tetap dilakukan dengan cara konvensional. Social media adalah salah satu media paling mudah untuk mempromosikan suatu barang, mengingat banyaknya pengguna sosmed di Indonesia saat ini.

Masa depan bisnis Offline

Walaupun faktanya bisnis online lebih menjanjikan dan pertumbuhannya semakin pesat, hal ini tidak akan mematikan sepenuhnya bisnis offline. Hal ini karena tidak semua bisnis seluruhnya bisa dilakukan secara online, misalnya bahan baku dan bahan makanan. Anda tentu tidak perlu online kalau hanya ingin membeli cabai bukan?Melihat fakta-fakta di atas, yang harus dilakukan oleh para pelaku bisnis offline adalah mulai menggunakan media online sebagai sarana bisnis mereka, terutama untuk promosi.

 

Artikel ini dipersembahkan oleh HaloMoney