Apa Saja Kesalahan yang Harus Dihindari Oleh Enterpreneur Muda

By on April 14, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 2,826 kali

Start-Up Bisnis – Siapapun pasti setuju bahwa menjadi seorang entreprenur memang membanggakan. Bayangkan saja, Anda bisa memiliki sebuah perusahaan sendiri dan menjadi bosnya serta bisa menentukan arah atau langkah perusahaan ke depan nanti. Hal itulah yang juga dilakukan oleh banyak entrepreneur dengan berbagai macam bidang usaha yang dijalankan. Namun, menjalankan bisnis memang tidak semudah yang dibayangkan. Banyak dari pebisnis yang melakukan kesalahan-kesalahan sehingga membuat mereka mengalami keterpurukan dan bahkan berhenti ditengah jalan sebelum mencapai kesuksesan. Sebagai seorang pemula, hidarilah beberapa kesalahan berikut ini agar Anda bisa menjalankan bisnis dalam jangka waktu lama.

Jangan hanya memikirkan omzet penjualan saja

Banyak sekali pengusaha yang baru memulai langkahnya menjalankan bisnis sudah berpikir akan mendapat keuntungan yang sangat besar. Yang ada dipikiran mereka adalah ingin segera sukses dengan menjual produk yang sebanyak-banyaknya. Padahal, menjual produk yang tidak memiliki sebuah nilai bisnis merupakan hal yang sia-sia. Artinya, saat ada pesaing maka konsumen bisa saja meninggalkan Anda begitu saja. Hal itu menunjukkan bahwa produk Anda tidak memiliki nilai yang melekat di hati konsumen. Berbeda halnya ketika Anda sudah mampu membuat sebuah produk yang memastikan bahwa konsumen akan selalu membeli produk Anda walaupun muncul banyak pesaing. Dengan memiliki produk yang memiliki banyak keunggulan maka konsumen pun akan dengan mantab membeli setiap produk Anda. Jadi, jangan hanya memikirkan produk terjual dalam jumlah banyak tapi pastikan bahwa produk Anda memiliki nilai yang berarti sehingga konsumen akan selalu mengingatnya.

Tidak tahu bagaimana membuat konsumen menjadi loyal

Seorang pebisnis biasanya akan mudah merasa puas dengan penjualan besar yang berhasil dilakukannya. Padahal, menjual barang dalam jumlah banyak tidak akan berarti jika tidak mampu membuat konsumen menjadi loyal atau kembali membeli produk Anda. tanpa memiliki sebuah nilai yang membuat konsumen akan membelinya kembali adalah hal yang sia-sia. Oleh karena itu, seorang pebisnis tidak hanya memastikan produknya laku terjual saja. Tetapi bagaimana caranya agar konsumen dapat membeli produk Anda lagi walaupun berbeda item.

Selain itu, pastikan bahwa konsumen hanya bisa mendapatkan produk yang diinginkan dengan membeli ditempat Anda saja. Sehingga ketika muncul adanya pesaing, Anda pun tak perlu mengkhawatirkannya karena konsumen sudah tahu tempat yang tepat untuk membeli produk yang diinginkannya, yakni ditempat Anda. Ketika Anda sudah bisa membuat konsumen kembali membeli produk ditempat Anda maka nilai omzet penjualan pun akan meningkat dengan sendirinya. Jadi, bukan hanya berhasil menjual produk dalam jumlah banyak saja tetapi bisa membuat konsumen kembali membeli produk Anda adalah sebuah langkah menuju kesuksesan.

Jangan terpaku pada karyawan yang berpendidikan tinggi saja

Jika sudah memiliki bisnis dengan sistem yang cukup besar maka anda membutuhkan beberapa pegawai tambahan untuk menjalankan roda bisnis. Namun yang perlu diingat adalah Anda tidak boleh terpaku untuk memilih pegawai baru dengan hanya melihat latar belakang pendidikannya saja. Kenyataannya, banyak sekali lulusan perguruan tinggi ternama yang memang belum siap menghadapi dunia kerja. Memiliki pegawai dari latar belakang pendidikan ternama memang membanggakan tapi hal itu juga harus disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Sebaiknya Anda memilih pegawai berdasarkan kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan dengan mempertimbangkan pengalaman dan juga kinerjanya.

Jangan takut gagal dalam menjalankan bisnis

Pebisnis muda banyak yang belum berpengalaman dan memiliki rasa takut yang berlebihan akan mengalami kegagalan. Pasalnya, dunia bisnis menawarkan banyak hal dalam ketidakpastian. Setiap orang tentu memiliki rasa takut. Jika rasa takut tersebut lebih besar dari rasa percaya diri Anda maka bukan tidak mungkin Anda akan takut untuk melangkah ke suatu hal yang lebih besar. Dan bisa dipastikan bahwa Anda akan mengalami kegagalan dengan segera. Padahal, dimanapun Anda bekerja pasti juga akan dihantui rasa takut, terlebih saat menghadapi suatu permasalahan kerja. Oleh karena itu, seorang pebisnis harus bersiap menghadapi rasa takutnya untuk bisa melangkah lebih jauh lagi dan segera menggapai kesuksesannya. Saat menjadi pebisnis, Andalah yang menjadi bos untuk bisa menentukan langkah terbaik bagi perusahaan Anda. Jadi, apa yang lebih menyenangkan dari menjadi seorang bos dari sebuah perusahaan yang dipimpin oleh Anda sendiri.

Beberapa kesalahan tersebut seharusnya bisa menjadi perhatian tersendiri bagi Anda yang akan memulai bisnis. Dengan sebuah langkah yang tepat maka seorang pebisnis akan dapat dengan segera mencapai kesuksesannya.

 

Sumber: studentpreneur.co