Apa itu Reksadana Pendapatan Tetap?

By on January 26, 2017 | Artikel ini Sudah di baca 215 kali
Data Reksadana

Investasi Reksadana – Sebagian investor di Indonesia terbilang masih agak takut ketika berhadapan dengan resiko yang besar. Kebanyakan dari mereka hanya berani memiliki instrumen investasi dengan profil resiko yang kecil, dan berarti menerima keuntungan yang kecil pula. Mereka terlalu terpatok untuk menanam modal pada deposito. Padahal banyak sekali instrumen investasi yang bisa dipilih, salah satunya adalah Reksadana. Bahkan Reksadana ini pun dibagi-bagi lagi menjadi beberapa jenis, yaitu Reksadana Pasar Uang, Reksadana Pendapatan Tetap, Reksadana Saham, dan Reksadana Campuran.

Anda mungkin masih terpaku dengan karakteristik deposito. Sebaiknya coba dahulu Reksadana Pasar Uang. Apa itu Reksadana Pasar Uang? Reksadana jenis ini memiliki resiko yang kecil, dangan keuntungan yang masih di atas deposito. Rata-rata return yang di dapat dari Reksadana Pasar Uang ini adalah 0,5% per bulan. Sayangnya jenis Reksadana ini hanya cocok untuk investasi jangka pendek, yaitu kurang dari 1 tahun.

Kali ini kita naik setingkat ke Reksadana Pendapatan Tetap. Apa itu Reksadana Pendapatan Tetap? Masih dengan resiko minim, Anda bisa mendapatkan keuntungan yang jauh lebih besar dengan jangka waktu yang tentunya juga lebih lama. Reksadana Pendapatan Tetap baik digunakan untuk investasi jangka menengah, yaitu antara 1 sampai 3 tahun. Selain Reksadana Pasar Uang, Reksadana yang satu ini juga menjadi favorit para pemula. Return yang ditawarkan berkisar antar 7% sampai 12% per tahun. Namun kadang juga keuntungan yang didapat bisa mencapai 20% per tahun. Wow, benar-benar menggiurkan.

Anda sudah mengerti apa itu Reksadana Pendapatan Tetap. Kini saatnya menggali informasi lebih dalam dari jenis Reksadana ini. Profil resiko dari Reksadana Pendapatan Tetap adalah tingkat resiko kelas menengah, cocok untuk Anda yang memiliki karakter investor moderat. Dana minimum untuk berinvestasi biasanya akan tergantung pada ketentuan yang ditetapkan oleh masing-masing bank distributor.

Banyak sekali keunggulan yang dimiliki oleh Reksadana Pendapatan Tetap. Salah satunya tentu saja peluang hasil investasi yang diperoleh dari hasil investaso pada obligasi. Belum lagi liquiditasnya yang tinggi. Jadi Anda dapat mencairkan dana kapan saja Anda mau dan semuanya bebas dari biaya pencairan dana. Belum lagi manajer Investasi yang profesional dan berpengalaman mengelola instrumen investasi ini.

Sama seperti jenis investasi yang lainnya, Reksadana Pendapatan Tetap ini juga memiliki berbagai resiko. Sebagai investor yang baik, Anda harus bisa mengenal resiko-resiko yang ada. Beberapa resiko yang sering ditemui dalam Reksadana Pendapatan Tetap, antara lain Resiko Likuiditas, Resiko Wanprestasi, Resiko Tingkat Suku Bunga, Resiko Perubahan Peraturan, dan juga Resiko Perubahan Kondisi Ekonomi dan Politik.

Itulah dia beberapa penjelasan yang bisa membuat Anda mengerti apa itu Reksadana Pendapatan Tetap. Jika saja Anda sudah benar-benar mahir berinvestasi, tidak ada salahnya untuk mencoba Reksadana Saham dan Reksadana Campuran yang setingkat lebih tinggi resiko dan keuntungannya. Selamat berinvestasi!