Antara Melawan dan Mengikuti Pasar

By on June 27, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 2,966 kali
Investasi Forex

Antara Melawan dan Mengikuti Pasar

Pergerakan naik turunnya suatu mata uang yang fluktuatif yang biasa terjadi pada pasar forex memang dipengaruhi oleh berbagai hal yang salah satunya adalah kondisi dari suatu negara tersebut. Bahkan berdasarkan data fundamental atas suatu negara layaknya data tenaga kerja, laporan ekonomi, ekspor & impor, politik investasi, dan juga terjadinya inflasi akan menjadi faktor yang turut mempengaruhi mata uang dari suatu negara. Contohnya saja dengan kondisi valuta New Zealand saat ini yang mana dalam 3 tahun terakhir diperdagangkan di level yang cukup tinggi versus USD (kondisi NZD pada kisaran 0.8184 USD setelah beredarnya suatu kabar bahwa perusahaan investasi dari China akan berinvestasi disana, kemungkinan perusahaan tersebut akan menaruh 1.5% sebagai cadangan valuta asing). Kesepakatan investasi dalam pertemuan yang dilakukan memang cukup besar nilainya, kemungkinan mereka akan mengalokasikan dananya ke New Zealand. Dan hal itu dapat memupus persaingan eksportir yang melakukan transaksi dengan USD. Dalam situasi demikian tentu semua trader sangat berharap dapat mendapatkan keuntungan atas naiknya nilai NZD atau USD dengan mengambil langkah “buy” pada pasangan tersebut. Tapi dalam kondisi ini yang terjadi biasanya pembalikan suatu pasar mengarah pada trend penurunan dan hal ini bisa terjadi berdasarkan alasan-alasan tertentu seperti positifnya data AS yang tentu bisa memperkuat nilai mata uang negara AS. Dan para trader bisa langsung menutup “buy” lalu melakukan langkah “open sell”.

Pada dasarnya cepat bergeraknya suatu arah dari “pasar forex” itu karena terjadinya 2 arah trend (tren up dan trend down). Jadi dengan mengikuti suatu arah pasar akan dapat membuat bertambahnya modal kita “balance”. Akan tetapi tidak jarang pula para trader justru open posisi yang pada dasarnya berlawanan dengan arah trend. Sama halnya dengan perdagangan jangka pendek yang kebanyakan menganut aliran “martingale” atau posisi melawan pasar. Lantas apakah hal yang demikian ini keliru? jelas tidak, sebab trader yang menganut Martingale ini besar kemungkinan juga sudah melakukan pertimbangan atas semua kondisi dan pada pengelompokanya biasanya penganut Martingale ini termasuk trader yang berjiwa radikal atau berhaluan keras. Namun semua itu tergantung dari kenyamanan trader apakan melawan atau mengikuti trend pasar. Disini kami tidak menyarankan anda untuk mengikuti suatu sistem trading tertentu disebabkan semua kebebasan termasuk cara menghasilkan keuntungan ada di tangan anda. Hanya saja sebuah saran yang mungkin bisa anda pertimbangkan adalah lakukan uji coba terlebih dahulu terhadap sistem yang akan anda gunakan sebelum anda terapkan langsung ke akun real trading. Sebab kemungkinan terburuk yang bisa anda alami adalah modal anda akan cepat habis karena sebuah sistem yang anda ikuti hanya karena anda terpengaruh dari iklan-iklan yang ada. Banyak sekali keluhan akan hal itu yang di alami beberapa trader karena mereka terpengaruh pada suatu sistem yang terlihat menguntungkan namun kenyataannya mereka mengalami “Loss” hingga nominal yang cukup besar .

Jadi yang perlu kita pahami yaitu suatu sistem itu belum tentu cocok untuk masing-masing trader. Dan anda harus ingat bahwa hasil yang didapat pada masa lalu maupun sekarang belum tentu juga dapat anda jadikan pegangan untuk dikemudian hari. Untuk mendapatkan keuntungan memang diperlukan mempunyai suatu sistem trading, bisa jadi pelawan atau pengikut arah trend pasar. Akan tetapi apapun itu sistemnya yang menjadi kuncinya adalah dapat mengelola keuangan, sebab meskipun memiliki sistem trading yang hebat namun apabila tidak bisa mengelola keuangannya maka anda juga akan sering memperoleh “kartu merah” alias tidak pernah withdraw, tentu hal yang tidak di inginkan bagi semua trader.