Alasan Investasi Reksadana Menjadi Salah Satu Solusi Investasi

By on December 2, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 2,543 kali
reksadana

Alasan Investasi Reksadana Menjadi Salah Satu Solusi Investasi

Investasi Reksadana – Sudah banyak orang yang telah mengetahui apa itu reksadana, tetapi tidak ada salahnya menyegarkan Anda kembali mengenai pengertian reksadana. Seperti yang telah disadur dari wikipedia Reksa Dana wadah dan pola pengelolaan dana/modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi dalam instrumen-instrumen investasi yang tersedia di Pasar dengan cara membeli unit penyertaan reksadana. Dana ini kemudian dikelola oleh Manajer Investasi (MI) ke dalam portofolio investasi, baik berupa saham, obligasi, pasar uang ataupun efek/sekuriti lainnya. Berinvestasi di reksa dana, ibarat seperti orang yang berlari lebih cepat maka orang itu akan lebih cepat sampai tujuan, tapi dengan mengetahui bahwa ternyata resiko lari itujatuh, maka orang tersebut akan berlari lebih waspada dengan hati-hati dan pasang mata.

 Mengapa reksa dana sebagai salah satu solusi investasi ?

Pada pertengahan tahun 2007, kita telah mengetahui bersama terjadinya krisis subprime mortgage atau macetnya kredit perumahan di Amerika Serikat yang memicu jatuhnya seluruh pasar saham dunia, namun ditengah-tengah kepanikan sebagian pelaku pasar dan penarikan besar-besaran, justru para investor reksa dana memanfaatkan situasi tersebut untuk menambah investasinya atau melakukan pembelian baru. Itu artinya investasi di reksa danadapat sebagai salah satu solusi investasi dan investor reksa dana sekarang sudah lebih berorientasi jangka panjang serta lebih memahami resiko sehingga tidak mudah panik dan lebih rasional dalam bertindak.

Keuntungan berinvestasi di Reksa Dana:

  • Investasi dikelola oleh Manajer Investasi (MI) profesional dengan administrasi oleh kustodian dan diawasi secara ketat oleh Bapepam-LK.
  • Hasil investasi reksa dana bukan (belum) menjadi objek pajak.
  • Tidak memerlukan dana yang besar, jadi terjangkau oleh semua kalangan.
  • Likuiditas tinggi. Unit Penyertaan dapat dibeli atau dijual kembali setiap hari bursa melalui MI.
  • Diversifikasi investasi dimaksud agar bila terjadi kerugian pada satu aset, masih bisa di-cover dengan aset lain untuk menghindari kerugian maksimal.
  • Transparan dalam memberikan informasi kepada investor.

Di dalam dunia investasi, banyak jenis atau bentuk investasi, jika anda memilih berinvestasi langsung di saham, anda perlu telaah ulang tingkat resiko yang terkandung (high risk) sesuai dengan tingkat resiko yang bisa anda tanggung, jangan sampai berinvestasi dalam bentuk saham memberikan rasa khawatir yang mengakibatkan susah tidur dan stres, selain itu resiko yang harus dihadapi yaitu : resiko apabila suatu saham di suspend atau diberhentikan perdagangannya oleh otoritas bursa efek dengan demikian pemodal tidak dapat menjual sahamnya. Sedangkan jika anda memilih berinvestasi langsung di instrumen pasar uang, biasanya memerlukan dana yang cukup besar, tidak dapat dicairkan setiap saat, adanya pengendapan dana selama jangka waktu tertentu, hasil investasi menjadi objek pajak. Sebagai penutup, cara terbaik berinvestasi di reksadana adalah membuat rencana jangka panjang, displin, hilangkan pikiran kapan saat yang tepat atau tidak tepat untuk masuk, jangan panik dan terpancing euforia pasar.

 

 

Sumber: Jeane Manoi/aria.bapepam.go.id