Adakah Perbedaan Saham Lokal Dan CFD?

By on May 26, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 1,069 kali

Investasi Saham – Dalam dunia trading, kita mengenal beberapa instrumen seperti saham, forex, dan futures. Beberapa instrumen ini memiliki turunan yang juga dapat digunakan untuk bertrading. Salah satunya adalah CFD. Ketika membeli kontrak CFD, ini sama saja Anda membeli saham tapi tidak memiliki bentuk riil dari saham tersebut. CFD ini juga memiliki tingkat return dan resiko yang sama besarnya dengan saham riil. Beberapa saham yang dapat dilakukan untuk transaksi CFD adalah saham dari Amerika dan negara lainnya. Sedangkan beberapa saham lokal masih dalam tahap pengembangan agar dapat digunakan untuk bertransaksi CFD. Lalu, apakah ada perbedaan saham lokal dan CFD? Tentu saja ada. Nah, berikut ini adalah beberapa faktor yang membedakan saham lokal dan CFD.

1. Tidak Adanya Kepemilikan

Perbedaan saham lokal dan CFD yang pertama adalah tidak adanya kepemilikan. Ketika membeli CFD, Anda tidak akan memiliki kepemilikan saham riil. Ini dikarenakan Anda tidak membeli saham tersebut dalam bentuk fisiknya. Dalam trading CFD, Anda hanya dapat melakukan aktivitas jual dan beli dengan melibatkan nilai kontrak atas saham. Tetapi return yang didapatkan dalam trading CFD sendiri sama besarnya ketika trading saham lokal. Meskipun tidak memiliki kepemilikan saham secara fisik, namun nilai CFD ini tetap mengikuti pergerakan saham di bursa. Misalnya saha nilai saham di bursa naik sebesar 30%, maka nilai CFD saham tersebut akan ikut naik dengan persentasi yang sama.

2. Tidak Adanya Antrian

Dalam trading CFD, Anda akan terbebas dari antrian. Anda mungkin sudah mengerti bahwa dalam bertransaksi saham lokal Anda harus rela mengantri. Tetapi dengan melakukan transaksi CFD melalui komputer, Anda bisa mendapatkan penjual dan pembeli dalam waktu yang sama dengan sangat mudah.

3. Modal

Perbedaan saham lokal dan CFD yang paling mencolok adalah modal yang dibutuhkan. Anda dapat memahaminya dengan ilustrasi berikut ini. Misalnya saha Anda ingin membeli 500 lembar saham sebuah perusahaan dengan harga Rp. 100.000 per lembarnya. Jadi, modal yang harus Anda persiapkan adalah 500 x Rp. 100.000 = Rp. 50.000.000. Namun di dalam trading CFD, terdapat leverage 10%. Dapat dikatakan Anda hanya memerlukan modal sebesar 10% dari total modal ketika bertransaksi saham lokal. Dapat dikatakan modal yang dibutuhkan untuk CFD jauh lebih kecil dibandingkan dengan modal yang diperlukan untuk saham lokal. Trader bisa mendapatkan profit sebesar 10% dari modal tersebut.

4. Short Sell

Perbedaan saham lokal dan CFD lainnya adalah adanya fasilitas Short Sell. Didalam transaksi saham lokal, fasilitas ini tidak dapat digunakan dengan bebas dan harus menggunakan biaya yang besar. Bahkan kabarnya Bursa Efek di Indonesia sudah melarang praktek ini. Namun dalam trading CFD, fasilitas Short Sell ini masih dapat dilakukan dengan mudah.

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty