5 Cara Mengatasi Resiko Investasi Saham

By on November 25, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 305 kali

Investasi Saham – Cara mengatasi resiko investasi saham sangat penting Anda ketahui sebelum  terjun lebih jauh dalam dunia investasi saham. Ini karena investasi saham merupakan jenis investasi dengan resiko yang paling besar. Namun resiko yang besar ini juga sudah menunggu Anda yaitu keuntungan yang sama besarnya pula. Dengan memperhatikan faktor-faktor yang bisa membuat Anda merugi dalam investasi saham, maka setidaknya Anda bisa mengurangi jumlah kerugian jika memang sedang jatuh nantinya. Mengetahui cara mengatasi resiko investasi saham juga akan membuat Anda bertindak lebih waspada dan tidak gegabah dalam bermain saham karena banyak investor yang gagal karena merasa bisa mendapatkan keuntungan lebih besar dengan mengambil resiko yang tidak ia persiapkan terlebih dahulu. Berikut adalah trik menghindari resiko investasi saham.

Pilih perusahaan yang tepat

Cara mengatasi resiko investasi saham yang pertama adalah dengan tepat memilih perusahaan. Anda tentu tidak ingin berinvestasi di perusahaan yang penuh dengan resiko dan beresiko default apalagi bangkrut. Pilihlah perusahaan yang memiliki laporang keuangan sehat. Perusahaan yang terbuka untuk publik biasanya mempublikasikan laporan keuangannya untuk kepentingan investor. Beberapa perusahaan yang pertumbuhannya cukup baik seperti Astra, Gudang Garam, bisa menjadi pilihan Anda untuk dibeli sahamnya.

Panjangkan masa tenornya

CEO dari Eastspring Investment Indonesia, Ricky Frindos, menyatakan bahwa investasi saham adalah jenis investasi yang resikonya sangat tinggi, sehingga lebih cocok untuk investasi jangka panjang.  Pergerakan harga saham sangat fluktuatif atau selalu naik turun, tetapi jika dilihat, harga saham cenderung naik mengikuti tingkat pertumbuhan ekonomi yang juga selalu naik. Harga saham yang anjlok tahun ini bisa saja naik terus dalam waktu beberapa tahun ke depan. Oleh karena itu jadikan investasi saham adalah investasi jangka panjang.

Hati-hati pilih broker

Cara mengatasi resiko investasi saham yang ketiga adalah dengan berhati-hati dalam memilih broker investasi. Kini banyak broker yang menawarkan jasa untuk menghubungkan antara investor dengan pasar dengan berbagai tawaran komisi. Komisi yang dibayarkan ke broker bisa per jangka waktu tertentu atau per transaksi. Broker yang profesional belum tentu pasang komisi yang tinggi. Tetapi broker yang murah juga belum tentu aman dalam mengelola dana Anda dan mampu bermain saham dengan baik. Anda juga harus tahu berapa komisi broker yang diminta dan sesuaikan dengan keuntungan bersih yang sampai ke tangan Anda.

Diversifikasi investasi

Anda boleh saja merasa nyaman berinvestasi saham dengan segala kelebihan dan keuntungan yang lebih besar. Namun menyalurkan semua modal Anda hanya ke satu jenis investasi saja resiko yang Anda tanggung bisa lebih besar. Sebarkan modal yang Anda miliki ke beberapa investasi misalnya investasi reksadana. Investasi reksadana adalah investasi yang dikelola oleh Manajer Investasi di mana dana dari investor akan dibagikan ke beberapa efek. Misalnya saham, obligasi, dan pasar uang. Dengan demikian resiko yang Anda tanggung tidak begitu besar di tiap jenis investasi.

Sesuaikan dengan kepribadian

Cara mengatasi resiko investasi saham yang terakhir adalah dengan menilai resiko langkah yang Anda ambil sesuai dengan kepribadian Anda. Banyak investor yang tidak siap untuk menghadapi resiko investasi yang besar sehingga tidak bisa mengambil langkah yang tepat agar kerugian tidak semakin besar. Anda bisa berkonsultasi dengan broker, Manajer Investasi, atau konsultan keuangan yang ahli untuk mengarahkan Anda ke zona investasi saham yang sesuai dengan kepribadian. Demikianlah beberapa cara mengatasi resiko investasi saham.