4 Tips Dasar Untuk Mendapatkan Pinjaman Online Terbaik Untuk Bisnis UMKM Anda

By on July 24, 2018 | Artikel ini Sudah di baca 26 kali

Pinjaman Online Terbaik Untuk Bisnis UMKM – Apa pilihan pinjaman terbaik untuk bisnis Anda? Pinjaman online sudah muncul sejak beberapa tahun yang lalu namun masih belum dilirik publik. Tertarik? Pasti. Namun platform ini pasti ada kelebihan dan kekurangan yang dimiliki dibandingkan pinjaman konvensional. Mari mengenal seluk beluk pinjaman online dengan membaca artikel berikut ini.

Banyak platform yang menyediakan fasilitas pinjaman yang mengatas namakan pribadi perorangan dan menjadi komponen besar dalam perputaran bisnis di Eropa. Namun di Indonesia sendiri masyarakat bahkan masih belum mengenal jasa pinjaman seperti ini.

Walaupun beberapa penyedia pinjaman online sudah menjadi pemain lama di Indonesia, mulai dari penyedia layanan kredit dalam pilihan pembayaran online dalam berbagai platform sampai kredit usaha UMKM. Berbagai nama sudah mengisi pasar di Indonesia mulai dari AkuLaku, UangTeman, sampai e-commerce besar seperti Tokopedia.

Pemilik UMKM sekarang dapat meminjam sejumlah uang tanpa melalui proses administrasi bank lokal. Walaupun sebenarnya ada Kredit Usaha Rakyat (KUR) nyatanya persyaratan yang memberatkan seperti halnya kelengkapan dokumen, belum lagi masa jalan usaha mulai dari 6 bulan sampai dengan 2 tahun sebagai persyaratan minimum yang harus dipenuhi.

Pinjaman pribadi menjadi pilihan menarik bagi kalian. Tertarik? Pasti. Namun platform ini pasti ada kelebihan dan kekurangan yang dimiliki dibandingkan pinjaman konvensional. Pada akhirnya, yang perlu kalian perhatikan adalah jumlah pinjaman yang dibutuhkan untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis kalian, pada kualifikasi terendah dan dalam masa pinjaman yang tepat.

Namun kalian tetap harus waspada, tidak semua platform pinjaman memihak bagi konsumen. Coba cari peminjam yang memberikan pengusaha opsi solid. Produk-produk pinjaman jangka panjang dengan bunga rendah ditambah pembayaran bulanan yang rendah dan juga cek kembali APR-nya.

Jika kalian malah ditawarkan pinjaman jangka pendek, impian bisnis UMKM kalian bisa malah jadi bencana. Berikut bahasan dari kami bagaimana memilih platform yang tepat untuk memajukan usaha UMKM kalian.

1. Kelengkapan Dokumen Bisnis Kalian

Setelah memutuskan untuk mencari tambahan dana, persiapkan kelenngkapan bisnis kalian terlebih dahulu. Lihat kembali cash flow dan rencana bisnis kalian. Berapa dana yang benar-benar kalian butuhkan? Apa jenis pembayaran yang bisa kalian pergunakan?

2. Pelajari Lagi Opsi Pinjaman Yang Diberikan

Teknologi adalah teman kalian, jadi biasakan untuk selalu mencari tahu menggunakan platform Google. Sangatlah penting bagi pemilik UMKM untuk rajin mencari tahu hal baru terutama yang terkait bisnis yang kalian rintis. Dalam hal ini, kita harus mengetahui seluk beluk perusahaan penyedia dana dan bukan hanya dari tampilan situsnya saja, apalagi yang memberikan janji dana segar dengan cepat.

Yang kalian butuhkan adalah penyedia jasa pinjaman yang transparan dan meminta bunga rendah, jangka panjang, dengan costumer service yang baik dan juga tersedia keamanan transaksi online.

Dalam hal ini kalian bisa coba menghubungi costumer service-nya supaya tahu seberapa responsif layanan yang diberikan siapa tahu nantinya saat kalian butuhkan, mereka akan merespon dalam kurun waktu yang sama. Sekalian jika kalian dapat menanyakan sebuah studi kasus sukses transaksi antara penyedia platform dan juga peminjam.

Ataupun kalian dapat mengunjungi situs GoBear yang memberikan perbandingan langsung antara pilihan pinjaman pribadi perorangan yang cocok digunakan dalam bisnis UMKM yang kalian jalankan.

3. Tentukan APR

Banyak peminjam yang memperlihatkan seolah-olah bunga yang ditawarkan sangat rendah, padahal dalam perhitungan Annual Percentage Rate (bunga per tahun), akan terlihat sebaliknya. Hitung sendiri berapa pengeluaran dan coba bandingkan dengan beberapa platform penyedia dana lainnya.

Istilah APR sendiri terkadang digantikan dengan beberapa istilah lainnya dan kalian harus tanyakan langsung kepada costumer service-nya berapa APR yang disediakan. Dan jika mereka tidak memberitahukan nilai APR, mulailah waspada.

4. Perhatikan Biaya Lainnya

Jika penyedia layanan kalian hanya memberikan tingkat bunga namun tidak secara menyeluruh menyediakan biaya lainnya dengan jelas, kalian tidak dapat menghitung dengan akurat APR sehingga tidak tahu jika pinjaman ini akan menguntungkan atau tidak bagi bisnis kalian.

Bahkan, jika kalian tidak berhati-hati, pada akhir transaksi kalian akan dihadapkan dengan biaya-biaya tambahan seperti biaya formulir, aplikasi, transaksi, dan lain-lain yang akan sangat memberatkan. Karena itu cari tahu berapa banyak uang yang tersedia di akun kalian, jika menggunakan fitur auto debet, cek kembali rekening koran setiap awal bulan.

Baca dokumen perjanjian dengan seksama sebelum menyetujui kontrak. Kalian juga harap waspada karena banyak peminjam yang memberikan opsi tambahan biaya bahkan dalam masa kontrak masih berlangsung. Jika tidak berhati-hati hutang kalian akan menumpuk mulai dari pinjaman pertama sampai seterusnya karena masalah ini. APR kalian bisa melambung sampai 100%.

Beberapa perusahaan menyediakan pinjaman dana dengan tambahan biaya yang perlu diperhatikan dengan teliti, apakah usaha yang kalian miliki mampu menutupi biaya yang ditawarkan.

Kesimpulannya, ingat kembali bahwa pinjaman untuk bisnis UMKM kalian harus cocok dengan kebutuhan usaha dan dapat membantu mencapai target dalam waktu tertentu. Pelajari secara lengkap penyedia jasa pinjaman yang kalian target, lihat kembali review pelanggan terdahulu, jika ada banyak kisah sukses, pastinya kalian ingin menjadi salah satu dari mereka juga kan.